[Ficlet] He Doesn’t Understand Woman

tmp_28290-zany775074869

“Aku benar-benar tidak mengerti dengan cewek.”

He doesn’t understand woman.

Friendship, Teen // G // Ficlet

Yan An  x  Wen Xiao Yu

—Heavadissia storyline.


 

Yan An tidak pernah mengerti dengan cewek.

 

Apa yang ada dalam pikiran mereka ketika ia bersama teman-temannya naik di atas panggung dan mempersembahkan hasil latihan mereka selama ini. Apa yang mereka rasakan kala pertunjukan usai—ketika harus ada perpisahan pada tiap pertemuannya.

 

Apa yang mereka rasakan terhadapnya? Mengapa mereka rela menunggu terlalu lama hanya untuk melihat Pentagon debut dan bersinar di atas panggung juga tatkala mereka harus bermusuhan dengan fandom lain dan saling menjelek-jelekkan diri.

 

Satu pujian bakal membahagiakannya sekaligus membuat iri orang lain. Fanservicenya dengan member lain akan sangat membahagiakan mereka. Tetapi tak jarang cewek-cewek suka mengaku bahwa dirinya ialah pacar, teman dekat, bahkan banyak yang dengan lantang memintanya memanggil yeobo. Sepertinya mereka punya dunia lain yang tak bisa dimengerti apalagi dijangkau oleh para cowok.

 

Oh, dan ia juga tak paham dengan cewek ini. Yang datang dan pergi sesuka hati dan mempermainkannya setengah mati.

 

“Bukan seperti ini tahu!”

 

Namanya Wen Xiao Yu, adik kecil kesayangan Wen Jun Hui. Seperti kala ia muncul di hadapannya dan duduk di seberang meja tanpa permisi. Menyalak keras dengan suara tenornya yang bernada tinggi yang pula nyaris membuat Yan An menyemburkan americanonya. Kedua tangan bersilang di depan dada dan dwinetra sewarna cokelat hazzel itu menatap lurus ke arahnya. Seolah gadis ini dapat meletuskan amarahnya kapanpun dan mencakarinya habis-habisan.

 

Wanita, kan, sangat sulit diprediksi. Apalagi yang masih seumur remaja labil seperti Xiao Yu. Meskipun dia sudah tujuh belas tetapi kelakuannya sering kali membuatnya kembali mempersoalkan usia teman masa kecilnya itu.

 

Yang patut disyukuri ialah Hollys Coffee yang terletak di Yangpyeong-ro Yangpyeong-dong 4-ga, Yeongdeungpo-gu, Seoul ini tak begitu dipadati pengunjung. Sehingga tingkah Xiao Yu tak bakal menyedot perhatian banyak manusia. Walaupun bila diakui, segelintir mahasiswa yang sedang menikmati sarapan dan para barista menoleh barang sekejap dan memperhatikan mereka.

 

Yan An meneguk ludahnya teramat pelan. Takut melakukan satu kesalahan lagi tatkala gadis itu tengah badmood seperti ini. “Apa, sih?”

 

Satu decak meluncur dari bibir. Disusul makian nan umpatan yang sangat ia kenal. Kerap kali, saat sedang kesal dan marah besar Xiao Yu selalu menggunakan bahasa ibu di mana hanya ia dan Yan An yang tahu—dan mungkin, beberapa orang yang tahu bahasa mandarin atau secara sengaja mempelajari bahasa ini dan secara kebetulan memergoki mereka. “Keparat ya kamu! Sialan benar.” Begitu ia memulai. “Kau menulis apa tentang buku pertamaku, hah?”

 

Yan An tersenyum simpul. “Resensi bukumu, dong. Gimana?”

 

“Yan, berterimakasihlah pada dompetku yang ditinggalkan penunggunya karena hari ini kamu lolos dari siraman americano panas.”

 

Peringatan itu menyimpulkan akan sesuatu, kurositasnya yang terselamatkan oleh pemahamannya. “Kamu pasti nggak membacanya sampai selesai, ya, kan?”

 

Xiao Yu menatap sengit. “Kenapa pula aku harus membacanya sampai tuntas kalau kau hanya akan mengejekku ini-itu, merendahkanku seperti kotoran yang pantas diinjak!”

 

Nggak, sih. Itu cuma pikiranmu saja. Coba selesaikan dulu deh.”

 

Meski menggerutu panjang lebar, Xiao Yu tetap merunut resensi Yan An seperti usulnya barusan; membaca resensinya hingga tuntas. Mungkin saja Yan An memang menyimpan seluruh pujian buat Xiao di akhir kata.

 

‘Walaupun novelnya masih hancur-hancuran dan masih perlu banyak perbaikan, tapi oleh sebab penulisnya sangat cantik, nilainya tidak bakal jatuh. Empat dari lima bintang buatnya. Jadi akan kusarankan untuk tetap membelinya.

Karena Wen Xiao Yu masih penulis pemula maka tolong hargai dan cintai dia sebagaimana dia menghargai dan mencintai orang-orang yang mau meluangkan waktu untuk membaca ceritanya. Untuk itu jangan pernah merasa susah untuk memberikan feedback seperti kritik dan saran yang membangun akan sangat diperlukan. And as time goes by, aku yakin dia akan menjadi penulis yang lebih baik dan mampu menelurkan karya-karya yang indah.’

 

Uh, siapa yang tidak malu kalau ada yang memujinya terang-terangan seperti itu? Taruhan, deh, pasti wajah Xiao Yu sudah mirip kepiting rebus sekarang ini.

 

“Kamu, kan, belum tahu apa yang hendak kusampaikan. Betul tidak?”

 

Alih-alih menjawabnya, Xiao Yu bangkit dari kursi dan memeluk iPadnya erat-erat, kalau-kalau Yan An memeriksa sekiranya sampai di mana ia membaca sehingga lelaki itu akan tahu apa yang membuatnya jadi sangat gugup. Rasanya Xiao Yu ingin pergi sesegera mungkin dari hadapan Yan An.

 

“Po-pokoknya, re-resensi yang benar itu bu-kan seperti itu! I… ini sih seperti kamu jadi managerku saja!” Jelasnya. “Aku pergi dulu.” Ujar Xiao Yu pamit. Lantas ia berbalik dan melukis jarak dari tempat Yan An menatap punggungnya yang kecil menjauh lantas lenyap ditelan pintu.

 

Yan An sendirinya bergumam, “Aku benar-benar tidak mengerti dengan cewek.”

 

 

fin.

 

Mz Yan muga2 kamu belum ada yang punya ㅠㅠ Selamat debut buat Xiao Yu ヽ(´▽`)/

Advertisements

Author: Heavadissia

Heavadissia, 98Liner. ♠ ELF, Carat, NCT-stan. ♠ KPopers, K-Drama Lovers, Anime Fan, Mangas Collector

12 thoughts on “[Ficlet] He Doesn’t Understand Woman”

  1. Halo! CIhuy.
    XIaoyu debut. Sudah kuduga sejak awal pasti ini berhubungan dengan Wen Junhui lol. Hehehe debyu cukha cukha! :3

    “tatkala mereka harus bermusuhan dengan fandom lain dan saling menjelek-jelekkan diri.” BEnTAR nih SIAPA YHA YANG BERMUSUHAN??? DAN SALING MENJELEK-JELEKKAN????
    PLEASE ELABORATE wkwkwk

    Oho jadi Xiaoyu ini ceritanya nopelis. Oho. Oho.
    Trus Yenan ini suka review buku hahahah anjir dah. Gemes.

    Anyway, ada beberapa kata yang perlu diperbaiki, seperti penggunaan awalan di- yang dikasih spasi padahal bukan menunjukkan keterangan tempat ehe. Tapi selain itu uda kece banget diksinya oke ceritanya oke ringan tapi gemashu!
    Ditunggu cerita Xiaoyu yang lainnya yaaaaaaaaa! Cikiciw.

    Liked by 1 person

    1. Ah yeah senpai wasseoyo
      Makasi uda di notice kaksha! Yehey selamat debut buat Xiao Yu /sebarduit
      Yha kan fenomena itu udah gabisa dilepasin dari dunia KPOP semoga saja ntar fans pentagon ga kaya gitu (amiiinn). Btw kak yenan apa yanan sih? Kok namanya beda beda yha kalau hangulnya seingatku pake Ye tapi kalo di blog laen romajinya udah Ya?
      mereka cocok banget gak sih >< ditunggu juga mas jinho x beningnya yg laen XD

      Like

      1. Hahahaah :3
        Abisnya gemashu.
        Iya, tapi fandom dari Cube sih nggak pernah suka berantem lah ya. Gatau deh kalo fandom dari yang agensi yang lain hehehe.
        Romaji alfabetnya emang Yanan kok tapi bacanya Yenan, kan bahasa cinak :3
        Jinho x Bening akan muncul malam ini! YAHAHAHAHAHAHA. Nulis yenan x syaolu yang banyak ya naaaaaa :3

        Liked by 2 people

      2. Aww thank you >
        ah pantesan. Emang membingungkan buat pemula cem aku :’3
        Mz Jino dan bening juga emes2 kok. Ditunggu deh aksi oppa rada dedeknya XD /ditabok mz jino/
        Siappp (⌒▽⌒)>

        Like

    2. Dor! Komenku terpotong di tengah jalan :’3

      Makasi koreksinya senpai >< oiya tadi belum sempat beta-read buru2 ngepost saking antusiasnya (yaampun parah) thanks a lot deh pokoknya kakSha 😘 /kirim mz jinho buat kakSha/

      Liked by 1 person

  2. Yan An, cewek memang sulit dimengerti, tapi ingin dimengerti. xD
    Xiao Yu novelis yaa. Oke, selamat debut Xiao Yu. ^^

    Ceritanya bagus. Diksinya ringan, like it.

    “Sepertinya mereka punya dunia lain yang tak busa (ada typo, Nak) dimengerti apalagi dijangkau oleh para cowok.”

    Ditunggu looh ff lainnya, Nana. 😀 😀

    Liked by 1 person

    1. Yeayy happy debut Xiaoyu ><
      Oho terima kasih banyak atas koreksinya kaVero /send virtual hug/ teliti sangat but really, thanks a lot senpai 😘😘 koreksi (meskipun sedikit) akan sangat berguna buatku

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s