[Vignette] of Hyojong and His Birthday’s Ritual

fic - of hyojong.jpg

of Hyojong and His Birthday’s Ritual

E.Dawn & Bening & Jinho

G – fluff, friendship, sol.

“Jadi, apa kadoku tahun ini?”

**

 

“Ayo, cepat.”

“Aku tidak percaya kau menyuruhku melakukan ini, Bening.” Jinho uring-uringan.

Waktu luang yang ia punya hari ini terpaksa harus ia korbankan saat gadis itu menelepon sambil merengek seperti anak anjing yang minta belas kasihan. Kalau saja Bening tidak memohon seperti ia akan mati esok hari, mungkin Jinho akan membiarkan gadis itu meraung-raung di telepon. Nyatanya, ia berada di sini, mengekor Bening sembari membawa kotak berisikan empat tartlet dengan varian rasa; cokelat, vanila, lemon dan mangga.

Bening tidak peduli dengan protes yang dilayangkan Jinho. “Kalau ini Hongseok, kau pasti akan melakukan hal yang sama. Jangan cerewet.”

“Tidak. Untuk apa aku memberi kejutan pada Hongseok,” Jinho berkelit.

Bening menoleh ke belakang lalu memutar bola matanya—tidak percaya bahwa Jinho akan bersilat lidah seperti itu. “Kau melakukannya, Jinho. Kau bahkan mengajakku berbelanja kado untuknya.”

“Benarkah?” Jinho mengalihkan pandangan, kikuk dan pura-pura lupa.

Bening mendesis. “Ya. Jadi jangan banyak bicara, ikuti saja apa kataku.”

“Hyojong mungkin sedang tidur, atau pergi bersenang-senang di kelab, kau yakin tidak mau memastikan bahwa dia ada di rumah?” tanya Jinho, ia mendongak ke atas, saat mereka sampai di gerbang masuk sebuah apartemen.

Bening menggeleng. “Dia pasti di rumah.”

“Sok tahu.” Cibir Jinho.

“Aku memang tahu! Dia temanku. Kami tumbuh di tempat penitipan anak yang sama,” Bening bersikeras. Jinho menggedikkan pundaknya malas, ia tidak ingin berdebat soal itu.

Bening dan Hyojong memang berteman sejak kecil. Perempuan itu selalu menekankan poin di mana ia dan Hyojong menghabiskan waktu bersama di penitipan anak saat mereka masih balita, kendati kedua orang tua mereka sangat sibuk. Terutama Ayah Bening yang notabene seorang diplomat di Korea, banyak sekali perjalanan luar negeri sehingga Bening terpaksa harus sering menghabiskan waktu di Kid’s Square—atau rumah Hyojong dari pada di rumahnya sendiri.

Jinho masih merengut.

“Kau akan memberi kejutan ulang tahun, tolong kondisikan ekspresi wajahmu,” komentar Bening ketika keduanya memasuki elevator. Jinho malah memanyunkan bibir. “Ini sudah lewat dari hari ulang tahunnya.”

“Justru itu. Bersikaplah manis sedikit. Ini tidak akan membunuhmu,” Bening melangkah keluar elevator, disusul Jinho. Mereka sudah sampai di lantai apartemen Hyojong.

Setelah menekan kode sandi, Bening berjingkat masuk. Jinho geleng-geleng kepala. Fakta bahwa Bening mengetahui kode sandi apartemen Hyojong membuatnya sedikit khawatir. Tetapi, Bening selalu beralasan bahwa itu untuk keamanan. Hyojong adalah pribadi yang suka lupa makan kalau terlalu sering berlatih dan bekerja, jadi tugas Bening adalah memastikan bahwa Hyojong tidak sakit. Itu juga dianggap Bening sebagai tanda balas budi pada orang tua Hyojong yang dulu merawat dan menjaganya seperti anak sendiri.

Surprise!”

Bening berteriak. Ruang tengan tampak remang namun Bening seolah yakin bahwa Hyojong ada di sana. Tak lama kemudian, lampu menyala. Sosok Hyojong muncul dengan kaus putih dan celana pendek abu-abu. “Kau terlambat delapan belas menit.”

Bening nyengir malu. “Maaf. Aku kebingungan memilih tartlet.” Ia memberi isyarat pada Jinho untuk menyerahkan kotak yang ia bawa.

“Selamat ulang tahun, Kim Hyojong.” Kata Jinho.

“Terima kasih,” Hyojong menerima kotak tartlet itu dengan senang hati. Ia meletakkannya di meja, “Jadi apa kadoku tahun ini?” ia menyodorkan tangannya pada Bening.

Gadis itu mengerutkan kening.

“Kudengar Ayahmu baru pulang dari Sydney,” celetuk Hyojong.

“Baiklah, baiklah. Ibumu pasti sudah berkoar-koar soal Ayahku,” Bening mengeluarkan sesuatu dari tas ranselnya. Sebuah kotak kaca kecil berukuran sekitar 10 x 10 sentimeter. Di dalamnya ada miniatur penguin, berjumlah dua, berjalan di sebuah setapak salju. Mata Hyojong berbinar, ia terlihat seperti anak kecil yang baru dapat mainan idamannya.

Bening tersenyum. “Ini beli di Taronga Zoo. Bagaimana?”

“Astaga penguinnya lucu sekali,” Hyojong tak bisa mengalihkan pandangannya. Ia bahkan mengabaikan tartlet dan keberadaan Jinho—atau mungkin juga Bening yang menjelaskan panjang kali lebar sama dengan luas persegi mengenai buah tangan dari Sydney yang dibawakan ayahnya khusus untuk hadiah ulang tahun Hyojong tersebut.

Hyojong duduk di sofa, masih memandangi dua ekor penguin mini tanpa berkedip.

“Hyojong?”

“Hm?”

“Selamat ulang tahun,” kata Bening. Laki-laki itu mengangguk kecil, menengadah dengan senyum lebar di wajahnya. “Terima kasih. Kau selalu jadi yang terakhir mengucapkan, tapi tidak pernah membawa hadiah yang mengecewakan. Kau memang teman terbaikku.”

Bening tertawa bangga.

Jinho mengamati dua karib itu, tersenyum simpul. “Ayo pulang. Sudah hampir setengah satu.”

“Aku pulang dulu, Hyojong-a.

Hyojong meletakkan kotak kaca di atas meja, lalu menghambur ke arah Bening dan memeluk si gadis. Singkat. Kilat. Kemudian ia tersenyum dan melambaikan tangan, membiarkan Bening dan Jinho meninggalkan apartemen.

Jinho melirik Bening.

“Apa?” tanya Bening. Ia terus menyadari bahwa laki-laki di sampingnya itu tidak henti menatapnya lewat pantulan di pintu elevator. Jinho berdeham. “Kenapa kau bisa tahu dia tidak tidur atau pergi ke luar?”

“Karena aku selalu mengucapkan selamat ulang tahun saat hari berganti ke tanggal dua Juni,” jawab Bening apa adanya. Jinho belum mengerti. Bening melanjutkan, “Karena dulu sewaktu aku tinggal di luar negeri untuk ikut Ayah dinas, aku suka lupa soal perbedaan zona waktu. Aku hampir selalu mengucapkannya di pergantian hari. Jadi Hyojong sudah terbiasa, aku juga sudah terbiasa. Dia tidak akan tidur sampai aku menelepon atau datang.”

Mulut Jinho membundar, manggut-manggut paham.

“Kenapa aku tidak pernah dapat kado seperti Hyojong?” tanya Jinho lagi, keduanya berjalan bersisian meninggalkan areal apartemen. Bening melirik lelaki itu, “Kau juga mau?”

“Iya. Kenapa hanya Hyojong yang dapat hadiah? Aku kan juga temanmu.”

Komplain itu disusul kekehan Bening. “Orang tua Hyojong sangat sibuk, hampir tidak punya waktu untuk mengajaknya pergi jalan-jalan. Jadi, Hyojong suka sekali dapat hadiah cinderamata khas suatu tempat. Orang tuamu kan kaya dan keluargamu juga punya restauran dengan defisit cukup oke untuk sekedar keliling Asia. Jangan iri pada Hyojong.”

Jinho terdiam.

Melihat Jinho yang tidak merespon, Bening menoleh. “Kenapa?”

“Tidak ada.” Jinho menggeleng. Meski dijawab demikian, Bening merasa ada kejanggalan pada reaksi Jinho. “Kau kenapa sih?”

“Kalau kau selalu jadi yang terakhir mengucapkan selamat ulang tahun pada Hyojong, bagaimana kalau kau jadi yang pertama untuk mengucapkan selamat ulang tahun padaku? Keren, kan?” Jinho mengusulkan, tetapi sama sekali tidak terdengar sebagai ide di telinga Bening.

Gadis itu mengerutkan kening. “Kenapa kau mudah iri pada Hyojong sih?”

Jinho mendesis. “Tidak mau ya sudah.”

Bening tertawa melihat Jinho yang tiba-tiba merajuk. “Dasar kodok, aku kan selalu memasak sup tauge setiap kau berulang tahun. Dan aku tidak pernah memasak untuk Hyojong.”

Raut wajah Jinho berubah, keruhnya memudar. Ia baru sadar akan ritual yang selalu terjadi setiap ia berulang tahun. Ia tersenyum tipis. Sup tauge buatan Bening yang rasanya luar biasa….. asin.

 .

.

.

© 2016


Catatannya asha. 

  • HAPPY BIRTHDAY HYOJONGIE CHINGUYA :3 semoga makin rawr dan semakin nasal yha suaramu yha ;;; tip salam wat papa yong dan kakak jung ;; debyuhaja chinguya!
  • Bonus, karena mereka sangat menggemaskan! (baca: Jinho, Kodoknya Bening)

 

cjnr8lxuoaynbe5

Advertisements

Author: asha

i write to express not to impress, to tell people the way how i become immortal, to find an endless happiness and how to travel the time. i was born to beat, indeed.

17 thoughts on “[Vignette] of Hyojong and His Birthday’s Ritual”

  1. 생일 축하합니다 우리 효종 ><
    Nah nah kakkk aku kok juga suka hubungan bening-hyojong yha :"v mz Jinho bisa juga cemburu gitu aaaaa pasti kiyut banget /mimisan/
    DAN SI E-DWAN DI PHOTO KEREN BANGET GANNSSSS YAALLAH POTONG RAMBUT /akhirnya sadar kalo dia gans/
    BENING BELAJAR MASAK SONO KASIHAN URI JINHO! :"v

    Like

    1. lalu nana pun bingung mau ngeship benji apa ngeship benjong (??)
      jelek bgt ya gusti benjong hahaha ;—;
      cemburunya merengut mulu kek anak kecil knp sih padahal dia oppa D:
      IYA DONG DIA GANS BANGET JAMAN ROLL DEEP PAS NGEGANTIIN IRUN DI FEATURINGNYA HYUNA HUHUHUHU GEMEY KAN CHINGUYA ;;;
      yaampun, padahal aku tida bego bego amat kenapa bening bego ga bisa masak ;;
      kecian perut jinho jadi korban ;;

      Liked by 1 person

      1. benjong HAHAHAH Kak masyaAllah namanya sesuatu banget sampe gabisa berenti ngakak :”v Aku ngeship Hyojong-Bening-Jinho deh. Udah fix. Mereka lucu soalnya xD >< kiyowooo pen tau aegyonya sih
        Belom liat :""""( ntar cari ah. Hayo itu diurusin kembarannya diajari kek kasian jino oppanya :"v

        Like

      2. dikit lagi melipir bencong astaga sedih bgt deh bening x hyojong ;;;
        ciyeee ngeship ot3 yaa, apakah yg akan terjadi antara mereka bertiga? jeng jeng jeng ;____; gemes bgt asli.
        AEGYO SIAPA? JINO? NO BYE. AKU GA MAU LIAT NANTI AKU TENGGELAM…
        Liat deeeeh, dia gans bgt bgt ;-; nasal voice nya palagi aduhayyyy.
        iyadeh iya, ntar bening ku ajarin masak. masak aer buat bikin popmi ya?
        Eh.

        Liked by 1 person

      3. 😂😂😂 waks lebih bagusan benjong sih kaya ada benjol di mana gitu /eh/
        /drumrol/ /plak/ Asli deh kalo dibikin chaptered bakal banyak yg nunggu. Hayo dong series mereka lagi ><
        MATIH KAK AKU MATIH (tapi pen tahu juga sih) setelah itu biar kuculik dia HAHAHAH
        please kak -_- ga ada yang lebih baek?

        Like

      4. Benjol ya allah……. demi ;;
        YUK BIKIN YUK CHAPTERED YUK haha iya deh kalo senggang nanti bikin huhu banyak sekali tanggungan dan kewajibanku, harus bisa menyelesaikannya tu atu. harr. harr. ( w w w w )
        IH SERIUS LOH GANS. segeralah mencari tau tapi jan melipir ke hyojong wqwqwqwqwq.
        EH bikin popmi perlu keahlian khusus loh,,,, kalo kebanyakan aer gmn,,,, kalo kurang aer gmn,,,, kalo gapake aer gmn,,,, hm,,,,
        (ngeles) (forever) (bye)

        Liked by 1 person

      5. Bhaks lucu sih kak xD
        YUK tinggal baca mah enak hahahah itung2 nambah asupan gizi (dikira makanan) oiya kaksha mahasiswa tingkat akhir juga yes hmmm fokusnya pada oppa harus dibagi-bagi sama tugas x’3
        KALO KUSELINGKUHIN YENAN DEMI HYOJONG GIMANA KAKK KUTAK SIAPP /cium kaki mz yenan/
        Aduh kak please itu tinggal mengikuti instruksi si bungkus popmie doang heuh

        Like

      6. yeee yang tinggal baca mah enaaaak ;; yang cari ide yang ngetik gempoooor huhu but writing is my life ( w w w )
        HARUS DIBAGI SAMA BANYAK HAL BUKAN HANYA TUGAS D: aduh mendadak sedih huhu adek asha harus gmn ini mas jino huhu ;;
        WAH BOLEH BOLEH 6a6 TUH KEDENGERANNYA HMMMMM tapi nanti yenan bakal nge-anyongchingudul-in hyojong….
        wah kalo buta hurup gmn gmn gmn WAKS WAKS WAKS

        Liked by 1 person

      7. Betulbetulbetul HAHAHAH yah gitulah readers. Enak tinggal baca dan ngomong doang. Gatau jatuh bangunnya si author bhakss :”D
        Doh kasian kasian. yang sabar ye kaksha mz jino bakal debut koo /loh?/
        Masa iya kalo diselingkuhin sama sobatnya malah nge-anyeongchingudeul :”3 please kaksha jan mabok dulu inget Jinho /lho??/
        Masa iya sih si bening buta huruf? yaelah ga ridho aku mz jino sama mba bening low gitu /cabut kontrak/

        Like

  2. anjay jinho pake acara ngiri segala wkwk manja amat lo bang
    aaaa aku baru menyadari ketamvanan e’dawn pas liat covernya @-@ telat banget aku…
    ohya, aku reader baru disini..
    aku Chan, dari garis yg sama dengan para maknae pentagon XD salken yaa

    Liked by 1 person

    1. HUHU tapi gemey banget kan jino iri iri gituuu ;-;
      ya allah km harus liat hyojong pas ngegantiin ilhoon buat ft. sama hyuna di roll deep. DIA SUPER GANS!
      (promosi hyojong) (justice for hyojong)
      halo, chan! salam kenal juga ya! kalo urusan line sih, kamu……… sangat adek. hehe.
      anyway, makasih uda mampir uda baca, uda komen dan uda kenalan! fancy to see you in another post! ( w w w )

      Like

  3. NEK, MAAFKAN DAKU YANG LUPA MENINGGALKAN JEJAK DI FIC KETJEHMU INI NEEEEK, MAAP YA NEK MAAP /BUNUH SAJA DAKU BUNUH/ /EJANGANDING/

    Beneran deh aku udah baca ini tapi lupa…krik dan dan dan ini sebenarnya bening jinho itu pacaran po sahabatan po sahabatan rasa pacaran? /plak/ itutu si jinho ucul banget pake acara cemburu buta syalalala~~ maz jinho, kalo mba bening ga anggep kamu mending sini aja yuk, berpindah ke lain hati, ke hati beling misalnya /GA/

    SEKALI LAGI MAAPKAN MBAAY YO NENEK SHA KESAYANGAN ❤ ❤ ❤

    Like

    1. YHA KARENA DIKAU SUDAH DATANG DAN MENINGGALKAN JEMURAN BASAH,
      JADI KUMAAFKAN. EHE.

      jinho bening temenan. (untuk saat ini, gatau deh untuk ke depannya masih saya pikirkan, karena mereka sangat gemas ehe ehe ehe ehe) tapi yang jelas hyojong ini temenan sama bening lebih lama dari pada bening temenan sama jinho :3
      yha….. jangan menggoda jinho,,,
      dia itu uda smol,, jangan digoda-godain..

      TIDA PA APA CU HEHE

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s