[Drabble] Distance

distance_final copy

Title
Distance

.

Author
Atatakai-chan

.

starring
Yuto ‘Pentagon’ as Adachi Yuto / Yuto Adachi
and
Reina ‘Flower’ as Washio Reina / Reina Washio

.

length
Drabble

.

genre
Angst, Semi-AU

.

Bukankah sebenarnya jarak di antara kita tidak pernah ada?

Tiga tahun lalu, seorang lelaki yang lebih muda menyatakan perasaannya pada seorang perempuan yang lebih tua. Di depan banyak orang, perempuan itu malu. Maka diabaikannya lah perasaan si lelaki yang lebih muda itu.

“Washio-san*, tunggulah aku beberapa tahun ke depan. Saat itu aku pasti sudah cukup dewasa untuk menyatakan perasaanku padamu.”

Dua tahun berikutnya, ketika si lelaki sudah berusia 20 tahun, ia kembali menyatakan perasaannya. Tetapi kali ini ia dihadapkan pada sebuah penolakan. Pahit memang. Pedih? Sudah pasti. Tetapi lelaki itu tidak menangis. Ia tidak bisa menangis di hadapan perempuan yang lebih tua itu karena, ia malu. Ia lah yang seharusnya membiarkan perempuan itu menangis di bahunya, bukan sebaliknya.

“Washio-san…” Di tahun berikutnya di bulan April ketika bunga Sakura bermekaran, di bawah sebuah pohon Sakura berdiri lelaki itu dan si perempuan yang selalu ia dambakan.

“Kenapa?” Hanya satu pertanyaan yang diutarakan si lelaki lebih muda.

Washio Reina sedikit mendongak pada si penanya, “ada jarak yang terlalu jauh di antara kita, Adachi-kun*” ujarnya.

Adachi Yuto mendesah, “jarak? Itu alasanmu?”

Reina membisu. Kedua matanya masih menatap Yuto,

“Bukankah sebenarnya jarak di antara kira tidak pernah ada? Umur hanya sekedar angka, bukan begitu?” Kini Yuto bersimpuh di hadapan Reina. Memohon agar perempuan itu membalas perasaannya.

“Lalu menurutmu apa yang harus aku lakukan?”

Isakan.

Ketika Yuto menengadah, ia melihatnya. Ia melihat air mata mengalir deras dari kedua pelupuk mata perempuan yang selama ini ia pikir selalu tertawa di atas penderitaannya akan cinta tak berbalas. Washio Reina-nya tengah menangis.

Doushiyou, Yuto-kun?*”

Untuk pertama kalinya, setelah lima tahun saling mengenal, Reina memanggil nama Yuto.

Watashi wa nani o subekideshou ka?*” Tak terdengar lagi suara isakan karena Reina tidak lagi menahan tangisnya. Perempuan itu berjongkok sambil memeluk kedua lutunya.

 

Yuto membisu. Ia tidak mengerti mengapa tiba-tiba Reina menangis, “R-reina-sanNani ga okotta?*”

“Bukankah kau yang membangun jarak itu, Yuto-kun?” Masih dalam posisi berjongkok dan memeluk kedua lututnya Reina balik bertanya.

“Kau ingin menjadi seorang idola Korea Selatan ‘kan? Itu cita-citamu. Impianmu yang selalu kau ceritakan padaku setiap waktu.”

Yuto tak mampu bersuara walaupun ia ingin karena, sepersekian detik berikutnya yang diucapkan Reina menhenyakkan dirinya.

“Bukankah aku harus membiasakan diri hidup tanpamu yang akan selalu berada dalam spotlight? Bukankah aku juga harus memberikan jarak… agar kau bisa meraih impianmu?”

FIN.

note:

– Washio-san
Di Jepang, kita tidak boleh sembarang memanggil orang dengan nama.
Jadi contohnya marga / nama keluarga ku Atmadja dan namaku Wendy,
nah tanpa seizinku kalian ga boleh manggil aku Wendy, kalian harus
manggil aku Atmadja-san
– Adachi-kun
Kurang lebih sama penjelasannya dengan yang di atas, tapi berhubung Yuto
lebih muda dari Reina dan keduanya sudah lama berteman maka Reina
memanggil Yuto dengan Adachi-kun
Doushiyou, Yuto-kun?
Arti: Bagaimana ini, Yuto-kun?
Watashi wa nani o subekideshou ka?
Arti: Apa yang harus aku lakukan?
Nani ga okotta?
Arti: Ada apa? / Kamu kenapa?

Tambahan lain:

Panggilan dengan ‘-san‘ digunakan pada orang yang
tidak dikenal dekat / lebih tua / mempunyai jabatan lebih tinggi
Panggilan dengan ‘-kun‘ digunakan pada orang yang lebih muda / sepantaran
Kalau memanggil nama dirasa kurang sopan jadi
orang Jepang memanggil nama orang itu dengan nama keluarga / marga

Terima kasih sudah menyempatkan diri untuk membaca fanfiksi ini ^^

Advertisements

Author: 温かい

A daydreamer, language freak, and music & art admirer whom also a 96ers with A blood type was born under the zodiac Aries

15 thoughts on “[Drabble] Distance”

  1. Souka… jadi jadi jadi selama ini :”x mba Reika mencoba menolak mz Yuto demi kepentingan mz Yuto (dan juga perasaan mba Reika nantinya) :”(
    Himnaeyo mba Reika himnaeyo mz Yuto :”3
    fiksinya bikin baper ihik :”

    Like

    1. aaaaah syukurlah kalau bapernya dapet (?) *eh

      kata Reina makasih banyak supportnya, untuk ke depannya dia bakal berusaha baik-baik saja #iniapa

      Terima kasih banyak ya udah baca fanfic ini dan ninggalin jejak ❤

      Liked by 1 person

      1. O yaampun aku salah menulis nama cast perempuannya kaWen maafkan daku yg khilaf karena kecanduan oppa2 gans ini 😂😂
        Semoga mz Yuto dan mba Reina bisa bahagia ya nanti ><

        Like

  2. Maaf kak wen baru sempet baca dan meninggalkan jejak padahal udah spot dari tadi (he..he..he…) gomenasai..

    Jadi teh yang cewe nolak karena Yuto mau jadi artis? yaudah backstreet aja atuh kasihan mas yuto :C

    Like

    1. astagaaa gapapa lagi santai aja, ini bukan tugas yang harus segera dikumpulkan (?)

      iya Reina nolak Yuto soalnya takut baper liat dia jadi idol terus deket-deket orang lain #lah #memangnyaakubaperan

      makasih udah baca dan ninggalin jejak ya ❤

      Liked by 1 person

  3. Mihwen :’) bisa jelaskan kenapa Yuto harus dibuat sakit hati mih jelaskaaaaannnn /lempar pot/ asli ya, salah mukanya yuto itu muka2 merana, ditambah………..cinta bertepuk sebelah tangan…………..apa daya aku maz, hanya upil salmon yang mengagumimu dari sini namun kau tak kunjung peka :’)

    /ngacir/

    Like

    1. maafkan aku don maaf ;-; aku ga maksud bikin dia sakit hati tapi Reina berkata lain *eh

      hahaha ekspresinya cocok gitu sih emang sama fic ini jadi gapapa lah ya udah terlanjur :”

      /lambai-lambai/ dadaaah! hati-hati di jalan ya! oh, makasih udah datang! #apaini

      Liked by 1 person

  4. YA ALLAH DEMENTOR-KUN TEGANYA KAMU BIKIN ANAK PERAWAN NANGIS ;;
    begini ya, dementor-kun, sebaiknya sebelum kamu cus berangkat ke korea dan jadi idol, coba itu cewenya diurus dulu, diselesaikan dulu jangan digantung, dia bukan jemuran…
    HIKS.
    aku baca ini jam tujuh pagi sambil sarapan, untung ayam gorengku nggak muncrat pas dementor-kun nanya “u knp” ke reina wqwqwqwqwq.
    keep up the good work, wendy! :3

    Like

    1. Karena Dementor-kun tidak pekaan sih, jadi dia hobi banget buat anak perawan nangis, salah satunya itu yang comment sebelum kamu (?) :”)

      nah! kalau ayam gorengnya muncrat sayang banget, makan ayam goreng itu berkah #yangdoyanmakanayamgorengjadilebay

      thank you supportnya! dan juga makasih sudah nyempetin diri baca dan ninggalin jejak ❤

      eniwei, ini kok manggil dia Dementor? memang dia menyedot kebahagian ya? bukannya memberikan? *eh

      Like

      1. ya to be frankly honest sih, aku uda kelelep aja sama suara berat yuto dan rap dia yang selalu diselipin lirik jepang aku jadi ingin mendelep dalam dekapannya bikos i’m so smol, and i’m sure i’m just as tall as his chest (or maybe lower, sighs)
        ehehe sama-sama, it’s nice to support each other!
        cie pasti wendy nda menyadari ya kalo yuto doyan pake baju item item and he looks like dementor yang mengisap jiwa jiwa para gadis perawan kurang kasih sayang /nda.

        Like

      2. Well…. Aku jadi mikirin juga nih gimana rasanya di dalem pelukan Yuto hahahaha :”)

        Ah really? How ‘smol’ are you? Feelingku kamu ga lebih smol dari aku eh :”)

        Hahahaha dia Professor Snape aja deh… sama-sama pakai baju hitam, tampang jutek, tapi sebenernya penuh kasih sayang *eh

        Like

      3. waaaaaks ;-; aku nda mau membayangkan huhu. pasti— ah, sudahlah.
        aku 150. hehe. smol couple bgt sama jino ehey ;3
        nda mau snape, nanti mati dums D:

        Like

  5. Makanya dd yuto, jan jadi idol kan kesian cewenya /plak/

    MIH DEMI APA INI NYESSS SEKALE MIH KENAPA YUTO? KENAPAAAAA?

    Eh eh mih, btw ini kayanya ficlet deh, bikos drabble maks 100w hehe hehe

    Like

    1. tapi mbaay kalau Yuto ga jadi idol masa depan dia sama Reina gimana? *eh

      gatau mbaay sregnya masangin Reina sama dia jadi yaudah deh ;;

      waduh, kupikir drabble itu antara 100-200 ;; maafkan aku deh lain kali ga kuulang

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s